Tim Basket Putra Sulawesi Selatan Membayar Mahal TOV dengan Kemenangan Lawan

Tim basket putra Sulawesi Selatan, yang memulai kuarter empat dengan keunggulan 10 angka, ternyata berhasil ditaklukan oleh Kalimantan Barat dengan skor 68-80 pada Pra PON 2019. Banyaknya TOV dan rendahnya efisiensi serangan membuat Sulawesi Selatan tak dapat mempertahankan keunggulan sampai akhir. Selain itu, Sulawesi Selatan hanya berhasil unggul satu dari empat faktor kesuksesan. Dengan demikian, sangatlah wajar bila Kalimantan Barat berhasil mengakhiri laga dengan kemenangan.

Keunggulan Kalimantan Barat baru terjadi ketika waktu pertandingan hanya tersisa 4 menit 7 detik. Banyaknya TOV yang dilakukan Sulawesi Selatan pada kuarter empat merupakan salah satu penyebab kekalahan mereka pada laga tersebut. Tercatat sebanyak 12 TOV yang dilakukan Sulawesi Selatan pada kuarter empat, dan 5 di antaranya terjadi dalam 4 menit terakhir setelah Kalimantan Barat membalikkan keadaan. Dengan demikian, dapat juga dikatakan bahwa Sulawesi Selatan melakukan satu TOV pada setiap menitnya di kuarter empat.

Statistik tim basket Putra Sulawesi Selatan saat menghadapi Kalimantan Barat pada Pra PON 2019.

Pada gambar statistik di atas menunjukkan bahwa ternyata Sulawesi Selatan memiliki lebih banyak penguasaan, yang artinya memiliki lebih banyak kesempatan untuk mencetak angka, namun tidak memiliki serangan yang efisien. Sulawesi Selatan hanya mampu menghasilkan 0.8 angka pada setiap penguasaan, sedangkan Kalimantan Barat mampu menghasilkan 1 angka pada setiap penguasaan. Selain itu, Sulawesi Selatan hanya memiliki 29 penguasaan yang menghasilkan angka dari total 80 penguasaan, sedangkan Kalimantan Barat memiliki 33 penguasaan yang menghasilkan angka dari total 77 penguasaan. Demikian pula dengan apabila faktor pelanggaran dihilangkan, maka Sulawesi Selatan hanya memiliki efektifitas sebesar 36%, sedangkan Kalimantan Barat sebesar 44%. Sangat jelas terlihat bahwa efisiensi serangan merupakan masalah terbesar Sulawesi Selatan.

Ditinjau dari empat faktor kesuksesan, maka terlihat bahwa Sulawesi Selatan hanya menguasai faktor OR%. Walau kedua tim tersebut memiliki jumlah FGA yang sama, namun Sulawesi Selatan memiliki eFG% yang lebih rendah karena Kalimantan Barat berhasil memasukkan lebih banyak tiga tembakan 3P dan satu tembakan 2P. Selain itu, jumlah TOV yang sebanyak 28 dari 80 penguasaan merupakan masalah utama lainnya disamping efektifitas.

Bila ditinjau dari statistik para pemain, dua pemain Sulawesi Selatan dengan penguasaan yang tertinggi, yaitu Suhannas dan Naufal, ternyata memiliki angka Off Rtg yang di bawah rata – rata tim. Bahkan, kedua pemain tersebut menyumbangkan TOV yang terbesar di dalam tim, yaitu 12 dari total 28 TOV. Hanya sekitar 3.66 dari 14.42 penguasaan yang dimiliki Suhannas dan sekitar 2.74 dari 11.6 penguasaan yang dimiliki Naufal, yang pada akhirnya menghasilkan angka.

35 Angka dari TOV

Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa masalah utama tim basket putra Sulawesi Selatan adalah efisiensi serangan dan TOV. Bahkan, keunggulan dalam hal jumlah penguasaan yang dimilikinya tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Sulawesi Selatan. Selain itu, dari 28 TOV yang dilakukan oleh Sulawesi Selatan ternyata berhasil dimanfaatkan oleh Kalimantan Barat untuk menghasilkan 35 angka atau setara dengan 44% dari total angka yang diperoleh Kalimantan Barat. Pertandingan ini merupakan sebuah contoh kasus yang menunjukkan betapa pentingnya untuk selalu fokus meminimalkan TOV sampai pada akhir pertandingan.

Didik Haryadi

Leave a Reply