Nike Hyperdunk 2016

Nike Hyperdunk 2016 merupakan penyempurnaan dari konstruksi Hyperdunk 2015 dan telah mengalami perubahan – perubahan yang positif dalam hal mendukung performa. Berdasarkan hasil evaluasi konstruksi menunjukkan bahwa sepatu ini memiliki kuncian yang lebih adaptif, memiliki fleksibilitas yang lebih baik, lebih mendukung penguapan, dan memiliki struktur bantalan yang lebih responsif, bila dibandingkan dengan model tahun 2015. Dengan demikian, sepatu ini direkomendasikan untuk semua kalangan atlet dengan berbagai tipe permainan.

Informasi:

  • Rilis: 27 Juni 2016.
  • Harga: $140.
  • Hasil Evaluasi: ⭐⭐⭐⭐

Model: Nike Hyperdunk 2016 Elena Delle Donne PE (843390 446).

Konstruksi:
  • Konvensional.
  • Berstruktur jaring tekstil, lapisan busa, dan lapisan sintetik.
  • Penyangga eksternal berbahan EVA padat pada sisi lateral dan tumit.
  • Sistem pentalian yang terhubung dengan Flywire.
  • Lapisan busa tebal pada sekeliling kerah.
  • Kantung udara Zoom pada area depan (± 7.1 mm) dan belakang (± 8.2 mm), di atas struktur busa phylon.
  • Sol luar yang berkaret translusen dan berpola herringone.

Karakteristik: Serba guna.

  • Berat:
  • Kemiringan:
  • Tinggi Bola Kaki:
  • Bantalan Bola Kaki: 🔵🔵🔵🔵
  • Tinggi Tumit: –
  • Bantalan Tumit: 🔵🔵🔵🔵
  • Kemembalan: Tinggi.
  • Fitur Kuncian: Tingkat 3.
  • Penunjang: Tingkat 3.
  • Rigiditas: Tingkat 2 (3-4-4).
  • Rentang Gerak: Cukup adekuat (3-4).
  • Kekokohan Struktur: Tingkat 1+ (5/3-6/3).
  • Traksi: 🔵🔵🔵🔵
  • Rekomendasi Lapangan: Kayu dan plastik.

Ukuran: Panjang sesuai ukuran sebenarnya dan lebar berukuran sedang (D).

Atlet NBA: C.J. McCollum, Karl-Anthony Towns, dan Kevin Love.

Alasan menggunakan Nike Hyperdunk 2016:

  • Versatilitas.
  • Bantalan yang responsif.

Alasan tidak menggunakan Nike Hyperdunk 2016:

  • Konstruksi yang terkesan kurang kokoh untuk pemakaian jangka panjang.
  • Bantalan yang kurang mendukung propriosepsi.

Diari Sepatu Basket

Leave a Reply