Keberhasilan Mendominasi OR% Pada Laga Melawan Philippines

Tim basket Indonesia mengalami perbaikan dalam hal efisiensi serangan, rebound, dan turnover, walau ditumbangkan oleh Filipina (66-94) di Jones Cup 2019. Tim Indonesia mampu menaikkan efisiensi serangan menjadi sekitar 0.9 angka pada setiap penguasaannya dan menurunkan persentase turnover hingga 19% (paling rendah dalam lima pertandingan terakhir). Selain itu, tim Indonesia berhasil meningkatkan persentase offensive rebound menjadi 26% dan meningkatkan persentase defensive rebound menjadi sebesar 75%. Angka persentase rebound tim Indonesia pada laga ini adalah yang tertinggi pada sepanjang kompetisi ini, bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan ketika menang melawan Canada.

Statistik tim basket Indonesia ketika berhadapan dengan Filipina di Jones Cup 2019.

Kontribusi terbesar angka tim Indonesia berasal dari area tiga angka dengan persentase sebesar 46% dari 24 upaya tembakan, dan merupakan angka persentase yang tertinggi dibandingkan dengan lima pertandingan sebelumnya. Pada laga ini, akurasi tembakan tiga angka tim Indonesia meningkat 19%, setelah pada tiga pertandingan sebelumnya menunjukkan grafik penurunan. Peningkatan tersebut tidak lepas dari performa Juan Kokodiputra yang berhasil memasukkan 62% dari 8 upaya tembakan tiga angka, selain dari Indra Muhammad yang memasukkan 60% dari 5 upaya tembakan tiga angka.

Analisis Individual: Juan dan Indra Tampil Paling Produktif

Berdasarkan statistik individual, Juan Kokodiputra (21 Pts, 3 Reb), Indra Muhammad (11 Pts, 4 Reb, 1 Ast), dan Mei Joni (6 Pts, 1 Reb, 2 Ast) menunjukkan peningkatan yang signifikan dari semua aspek dibandingkan pertandingan sebelumnya. Catatan khusus untuk Wendha Wijaya, yang merupakan pemain dengan rata-rata TO% tertinggi di tim Indonesia (rata – rata 1.75 TOV per 2.9 penguasaan), namun berhasil menunjukkan perannya sebagai fasilitator utama dengan menghasilkan 4 Ast dari 3.37 penguasaan pada laga ini.

Peta tembakan Juan Kokodiputra pada pertandingan antara tim basket putra Indonesia dengan Filipina di Jones Cup 2019.

Kesimpulan

Meskipun mengalami kekalahan, namun tim Indonesia berhasil tampil lebih baik, terutama dalam hal DReb. Peningkatan DReb tersebut membuat tim Indonesia berhasil unggul dalam OR%, yang merupakan salah satu dari empat faktor kemenangan. Keunggulan ini disebabkan lebih meratanya kontribusi DReb di antara para pemain, yang mungkin disebabkan dari koordinasi pertahanan yang lebih baik (perlu dikonfirmasi dari hasil analisis video).

Didik Haryadi

Leave a Reply