Apakah D’Angelo Russell Adalah Pilihan Tepat untuk Warriors?

Golden State Warrios bergerak cepat dengan mendatangkan salah satu kandidat penghargaan MIP pada musim kompetisi NBA periode 2018-19, yaitu D’Angelo Russell dari Brooklyn Nets, setelah Kevin Durant memutuskan untuk meninggalkan Warriors dan bergabung dengan Nets. Russell telah sepakat untuk berseragam Warriors, dengan nilai kontrak sebesar $117 juta untuk jangka waktu empat tahun. Dengan nilai kontrak yang cukup besar tersebut, apakah Russell merupakan sosok pemain yang tepat untuk mendukung Warriors pada musim kompetisi akan datang?

D’Angelo Russell merupakan salah satu prospek atlet muda yang sangat menjanjikan di dalam daftar rookie tahun 2015. Los Angeles Lakers memilihnya pada urutan kedua putaran pertama di tahun tersebut. Seiring berjalannya waktu, Russell berhasil mengembangkan diri menjadi pemain andalan utama Brooklyn Nets, dengan rata – rata angka statistik yang cukup mengesankan, yaitu 21.1 Pts, 7.0 Ast, 3.9 Reb, 51.2 eFG%, dan 53.3 TS%. Dengan kontribusinya tersebut, Russell berhasil membawa Nets hingga ke babak eliminasi untuk pertama kalinya dalam empat musim terakhir walau pada akhirnya ditumbangkan oleh Sixers (4-1) di babak pertama.

Nike PG 2.5 Playstation digunakan oleh D’Angelo Russell (26 Pts, 3 Reb, 4 Ast) pada pertandingan debutnya di playoff tahun 2019, yang berakhir dengan kemenangan Nets atas 76ers (111 – 102) di Wells Fargo Center (13 April 2019).

Berdasarkan performa dan angka statistik di musim kompetisi 2018-19, Russell merupakan salah satu pilihan yang cukup baik bagi Warriors bila melihat pilihan – pilihan skenario perekrutan yang sudah tidak terlalu banyak. Akan tetapi, apakah perekrutan pemain yang sudah berlabel All Star ini sesuai dengan sistem permainan Warriors selama ini?

Pemain Bertipe Isolasi dan Tim yang Mengandalkan Cut dan Off Screen

Pada periode 2018-19, Russell memiliki produktivitas angka yang besar dari sistem serangan isolasi yang diterapkan Nets. Selain itu, tingginya produktivitas Russell juga didukung oleh kepercayaan penuh pada Russell sebagai pilihan utama pada sistem serangan di Nets. Akan tetapi, karakteristik serangan Russell selama di Nets bertolak belakang dengan sistem serangan yang selama ini diterapkan di Warriors.

Selama empat musim terakhir, Warriors adalah tim yang secara konsisten menerapkan sistem serangan yang menggunakan cut dan off screen. Selain itu, Warriors adalah tim dengan angka frekuensi team transition yang tinggi. Hal – hal tersebut bertolak belakang dengan karakteristik sistem serangan yang diterapkan pada Russell selama di Nets, yang lebih dominan dengan sistem team isolation dan pick and roll. Bahkan, yang lebih menarik lagi adalah frekuensi pick and roll yang dilakukan Russell, selama satu musim kompetisi, lebih besar daripada angka total frekuensi pick and roll yang dilakukan Warriors selama empat musim kompetisi.

Russell yang Beradaptasi ataukah Sistem Warriors yang Berubah?

Bila ditinjau secara retrospektif, maka Russell bukanlah pilihan yang tepat untuk Warriors oleh karena sistem serangan Warriors yang bertolak belakang dengan karakteristik serangan Russell selama di Nets. Walau demikian, bukan tidak mungkin bahwa Russell dapat beradaptasi dengan sistem serangan Warriors yang mengutamakan cut dan off screen. Terlebih lagi, Russell memiliki akurasi tembakan tiga angka yang cukup baik, yaitu 36.9 3P% secara keseluruhan dan 39.4 3P% untuk catch and shot. Para penggemar setia Warriors dapat berharap bahwa kesuksesan dinasti Warriors masih belum akan berakhir, selama mereka sukses meleburkan Russell ke dalam sistem Warriors.

Didik Haryadi

Leave a Reply