Analisis Kemenangan Pertama Tim Indonesia Selection di Elang Cup 2019

Tim Indonesia Selection–yang hanya dihuni oleh para pemain lokal–berhasil menutup pertandingan pertama di Elang Cup 2019 dengan kemenangan 75-71 atas Prawira Bandung, yang menggunakan jasa dua pemain asing. Pertandingan ini merupakan contoh kasus menarik dimana faktor rebound menjadi penentu kemenangan untuk Indonesia Selection, ketimbang efektivitas tembakan maupun efisiensi serangan.

Tim Indonesia Selection baru berhasil memastikan kemenangan setelah melalui babak perpanjangan. Rendahnya efektivitas tembakan dan tingginya TOV masih menjadi masalah utama yang menyebabkan rendahnya efisiensi serangan di tim Indonesia Selection. Walau demikian, keunggulan faktor rebound yang berpengaruh pada keunggulan jumlah kesempatan untuk mencetak angka (Play) dapat menutupi kekurangan pada faktor efektivitas tembakan dan efisiensi serangan.

Tim Indonesia Selection memiliki 97 kesempatan untuk mencetak angka (Play) dan berhasil memanfaatkan 36 di antaranya untuk mencetak angka. Sedangkan Prawira Bandung hanya memiliki 89 kesempatan dan berhasil memanfaatkan 34 di antaranya untuk mencetak angka. Terlihat bahwa Prawira Bandung memiliki angka Play% (38%) yang lebih tinggi daripada Indonesia Selection (37%), namun keunggulan 1% tersebut menjadi tidak bermakna karena selisih jumlah Play yang mencapai 8.

Vincent Rivaldi menjadi kontributor utama rebound–terutama offensive rebound–di tim Indonesia Selection. Selain itu, pemain ini juga memiliki angka OReb% yang tertinggi, yaitu 18%. Selain Rivaldi, terdapat lima pemain lainnya yang berkontribusi besar pada rebound (minimal 4 Reb), yaitu Juan Laurent, Kaleb Gemilang, Laurentius Oei, Muhammad Hardian, dan Widyanta Putra. Meratanya distribusi rebound menjadi salah satu kunci utama kesuksesan tim Indonesia Selection pada laga ini.

Statistik tim Indonesia Selection saat menghadapi Prawira Bandung di Elang Cup 2019.

Kaleb Gemilang menjadi kontributor utama pada laga ini, dengan efektivitas dan produktivitas tembakan yang tinggi. Kaleb tidak hanya berperan sebagai pencetak angka utama, namun juga berperan sebagai fasilitator dan berkontribusi besar pada rebound. Juan Kokodiputra, Laurentius Oei, dan Vincent Rivaldi adalah kontributor utama lainnya, yang tidak hanya memiliki catatan angka dan rebound yang tinggi, namun juga memiliki efektivitas dan efisiensi yang tinggi. Catatan menarik untuk Widyanta Putra yang tampil selama 7 menit tanpa angka, namun berhasil menyumbangkan 4 Reb, 3 Ast, dan tanpa TOV, sehingga memiliki angka efisiensi serangan yang tertinggi pada laga tersebut.

Para pemain yang telah berulang kali membela tim nasional, misalnya Hardianus Lakudu dan Abraham Grahita, tampak masih belum memberikan kontribusi yang bermakna dan bahkan menjadi beban terhadap kemenangan tim. Demikian pula dengan Mei Joni dan Muhammad Hardian yang belum memperlihatkan performa terbaiknya, seperti yang diperlihatkan pada Jones Cup 2019. Catatan khusus untuk Andakara Prastawa yang berhasil mencetak 11 Pts dan 6 Ast, namun memiliki efektivitas tembakan dan efisiensi yang masih belum cukup untuk mendukung kesuksesan tim. Perlu dipahami kembali bahwa kesuksesan sebuah tim tidak sekedar ditentukan dari jumlah angka-angka statistik tradisional, namun ditentukan dari efektivitas dan efisiensi dalam memanfaatkan sejumlah penguasaan pada suatu pertandingan.

Tabel empat faktor para atlet tim Indonesia Selection saat menghadapi Prawira Bandung di Elang Cup 2019.

Berdasarkan hasil analisis empat faktor dan efisiensi, menunjukkan bahwa kemenangan tim Indonesia Selection disebabkan oleh keunggulan jumlah kesempatan untuk mencetak angka, yang dipengaruhi dari keunggulan faktor OR% dan FT Rate. Sedangkan masalah utama tim ini adalah faktor TOV dan efektivitas tembakan. Dari tabel empat faktor terlihat bahwa terdapat lima pemain dengan angka TO% di atas rata-rata tim dan bahkan menyumbangkan 14 TOV dari total 18 TOV. Dari hasil analisis para pemain menunjukkan bahwa terdapat tiga pemain veteran Jones Cup 2019, yaitu Kaleb Gemilang, Juan Kokodiputra, dan Widyanta Putra, dan dua pemain yang baru bergabung, yaitu Laurentius Oei dan Vincent Rivaldi, dengan performa yang sudah memenuhi standar yang dapat mendukung kemenangan tim Indonesia Selection pada laga ini.

Didik Haryadi

Leave a Reply