Review Performa Under Armour Curry One [Updated June 2015]

YD
Under Armour Curry One dapat dikatakan sebagai sepatu basket performa yang paling populer di tahun 2015 ini. Sepatu basket yang baru memulai debutnya di tahun 2015 ini mencapai puncaknya setelah Stephen Curry terpilih sebagai MVP kompetisi NBA musim 2014/2015.

Under Armour memperkenalkan dua inovasi terbarunya pada sepatu ini, yakni “AnaFoam” pada konstruksi upper dan Charged cushioning. Silahkan disimak hasil uji performa sepatu basket andalan MVP Nba tahun 2015 ini.

Konstruksi Under Armour Curry One

Hasil Uji Performa





Sepatu ini menggunakan konstruksi material yang disebut AnaFoam (gambar 1: panah merah), yang merupakan kombinasi lapisan busa dengan bahan tekstil yang fleksibel. Pada tepi ujung depan terdapat pelapis sintetik yang cukup tebal, yang memperkuat area depan (gambar 1: panah kuning).
Gambar 1. Material UA Curry One.
Busa pada upper sepatu ini terbungkus oleh lapisan tekstil (gambar 2: panah merah), mesh berkerapatan rendah pada lapisan terluar (gambar 2: panah kuning), dan mesh tekstil yang berkerapatan tinggi pada lapisan dalam (gambar 3: panah hijau).
Gambar 2. Material lapisan luar UA Curry One.
Gambar 3. Material lapisan dalam UA Curry One.
Lapisan busa pada sepatu ini memiliki tingkat ketebalan yang berbeda pada setiap area, yang disesuaikan dengan kebutuhan performa. Pada area yang membutuhkan support (area tumit dan sisi lateral midfoot) memiliki lapisan busa yang lebih tebal dengan jangkauan area yang lebih luas (gambar 4 dan 5: panah merah), sedangkan pada area depan yang membutuhkan fleksibilitas dan ventilasi memiliki lapisan yang lebih tipis (gambar 4 dan 5: panah kuning).
Bila anda perhatikan, pada area dengan lapisan busa yang tebal memiliki cekungan-cekungan yang membuatnya mirip seperti sarang lebah. Cekungan tersebut bertujuan agar area yang tertutup lapisan busa masih memiliki fleksibilitas dan tidak terlalu menghambat ventilasi. Misalnya pada area tumit yang seluruhnya tertutup lapisan busa, namun tetap tidak menghambat range of motion pergelangan kaki.
Gambar 4. Konstruksi AnaFoam pada sisi medial UA Curry One.
Gambar 5. Konstruksi AnaFoam pada sisi lateral UA Curry One.
Sepatu basket dengan lapisan busa pada konstruksi upper sebenarnya bukanlah suatu hal yang baru. Nike telah mengaplikasikan hal tersebut pada beberapa sepatu basketnya, seperti: Foamposite, Hyperposite, Flightposite, dan sejenisnya. Demikian pula UA Anatomix Spawn yang juga telah menggunakan potongan-potongan busa pada upper.
Sepatu-sepatu berbahan busa tersebut pada umumnya memiliki kelemahan pada aspek fleksibilitas dan ventilasi karena menggunakan lapisan pelindung busa yang berupa material sintetik/lapisan plastik berkerapatan tinggi yang tebal, kaku, dan sulit teregang, namun memiliki daya tahan yang sangat kuat dan sangat mendukung support. Sedangkan pada UA Curry One menggunakan mesh dan tekstil sebagai lapisan pelindung busa, yang fleksibel dan mudah teregang, namun tentu saja kekuatan daya tahan dan support-nya tidak setangguh material sintetik/lapisan plastik yang berkerapatan tinggi.

*Tips: selalu keringkan sepatu ini setelah digunakan dan pastikan bahwa sepatu ini telah kering sebelum akan digunakan kembali. Lapisan busa pada upper lebih rentan terhadap kerusakan bila dalam keadaan basah. Terlebih lagi lapisan terluar pada sepatu ini berupa mesh dan tekstil yang tidak sekuat material sintetik berkerapatan tinggi dalam menghadapi lingkungan luar (gesekan, cuaca, dan sebagainya).

Secara keseluruhan aplikasi AnaFoam pada upper merupakan konsep yang cukup baik untuk menghasilkan sepatu basket yang ringan dan fleksibel dengan support yang cukup memadai.




Cushion sepatu ini menggunakan kombinasi Charged dan MicroG cushioning yang low profile, sangat responsif, dan memiliki perlindungan terhadap tumbukan yang cukup baik.
Charged merupakan lapisan foam hasil inovasi terbaru dari Under Armour yang ditempatkan pada bagian atas MicroG. Pihak UA menjelaskan bahwa Charged merupakan jenis bantalan foam yang adaptif, dimana akan terasa lembut saat berdiri diam dan akan menjadi lebih keras dan responsif pada pergerakan berlari dan melompat. Akan tetapi saat dilakukan uji coba, cukup sulit untuk merasakan dengan jelas transisi dari Charged cushioning tersebut. Namun yang pasti bantalan sepatu ini terasa lebih padat dan lebih responsif daripada sepatu UA lainnya yang menggunakan MicroG.
Bagi anda yang sudah merasa nyaman dengan MicroG maupun lunarlon, anda juga akan dapat menikmati bantalan sepatu ini.
Gambar 6. Cushion pada UA Curry One.
Outosole sepatu yang berbahan solid rubber dengan pola traksi herringbone ini memiliki performa traksi yang sangat baik dalam mengantisipasi berbagai arah gerakan pada kecepatan tinggi di berbagai medan lapangan. Namun outsole sepatu ini cukup mudah tertempel debu yang dapat mempengaruhi kualitas performa traksi. Akan tetapi dibutuhkan debu yang relatif cukup banyak untuk sampai dapat mengganggu performa traksi sepatu ini.
Kualitas performa traksi sepatu ini sama baiknya dengan UA ClutchFit Drive karena menggunakan pola traksi yang sangat mirip. Tampaknya desainer sepatu ini lebih memilih bermain ‘aman’ dengan formula outsole yang sudah terbukti kualitasnya ketimbang berkreasi dengan sesuatu yang baru.
Gambar 7. Pola traksi UA Curry One.
*Tips: Sangat disarankan untuk selalu menjaga kebersihan outsole sepatu ini untuk menghasilkan performa traksi yang maksimal. Misalnya selalu membawa kain microfiber ke lapangan dan selalu mengelapnya setiap mulai berdebu atau setelah habis digunakan.

Fit to true size (medium) dan dapat langsung terasa nyaman tanpa memerlukan periode break in. Sepatu ini dapat dinikmati pula oleh pemain basket yang berkaki lebar.
Ruang toe box pada sepatu ini terasa cukup besar bila dibandingkan UA Anatomix Spawn 2 dan ClutchFit Drive, dimana sisi atas upper yang kurang melekat dan menyisakan sedikit ruang pada punggung jari kaki. Walau demikian hal tersebut tidak memberikan pengaruh yang berarti pada performa dan hanya berupa masalah selera saja.
Pada bagian dalam area depan terdapat inner bootie dengan konstruksi yang sudah lebih baik dalam mendukung kenyamanan kuncian area depan, dibandingkan yang terdapat pada UA ClutchFit Drive maupun Anatomix Spawn 2.
Gambar 8. Inner bootie pada bagian dalam.




Sepatu ini memiliki sedikit kelemahan kuncian pada forefoot karena ruang toe box yang cukup besar. Namun kelemahan tersebut masih dapat dikompensasi oleh kualitas kuncian yang sangat baik pada midfoot dan tumit. Selain itu bila menggunakan kaus kaki yang tebal seperti Nike DriFit Elite, sedikit kelemahan kuncian tersebut tidak akan dirasakan saat beraktivitas basket.
Selain dari sedikit kelemahan tersebut, sepatu ini memiliki kekuatan kuncian pada midfoot dan tumit yang sangat baik berkat kerja sama dari sistem pentalian dan konstruksi AnaFoam pada upper.
*Satu hal yang sedikit mengganggu adalah ikatan tali yang mudah mengendur dan harus mengencangkannya kembali dengan cukup sering.
Pada area tumit terdapat fitur-fitur lain di samping sistem pentalian dan konstruksi AnaFoam pada upper, yang menyempurnakan kuncian pada area tersebut, antara lain: molded foam collar yang menjepit mata kaki (gambar 9: panah merah), bantalan kecil pada sisi bawah yang menahan tulang tumit (calcaneus) agar tidak bergeser ke atas (gambar 9: panah kuning), serta desain tongue yang lebar dan melekat sesuai dengan kontur sisi depan pergelangan kaki (gambar 9: panah hijau).
Gambar 9. Sistem kuncian area tumit.

Selain itu terdapat external heel counter berbahan TPU yang mengunci sisi belakang tumit dan mencegah pergeseran tumit ke sisi samping (gambar 10: panah kuning).
Pada upper di sekitar tepi TPU heel counter memiliki lapisan busa dengan ketebalan yang lebih konsisten/tidak terdapat cekungan (gambar 10: panah merah), yang turut mendukung kekuatan kuncian area tumit.

Gambar 10. TPU heel counter pada UA Curry One.



Sepatu ini memiliki cushion yang low profile dengan sole yang datar dan melebar pada forefoot dan tumit, sehingga pijakan pada sepatu ini memiliki keseimbangan yang sangat baik. Sepanjang tepi samping upper terdapat frame yang menyangga insole dan mempertahankan kedudukan kaki. Selain itu juga terdapat midfoot shank yang turut mendukung kestabilan pijakan (gambar 11: panah kuning).

Gambar 11. Support pada UA Curry One.

Walau konstruksi AnaFoam pada upper terasa sudah cukup adekuat dalam mendukung kestabilan pijakan, namun tetap saja masih bukan menjadi pilihan material yang terbaik bila support pada sepatu ini hanya mengandalkan kekuatan material upper.
Selain itu TPU heel counter pada sepatu ini lebih berperan sebagai pendukung kuncian area tumit karena ukurannya yang kurang cukup besar untuk berperan sebagai penyangga area tumit.





Cushion pada sepatu ini  terasa cukup padat untuk memaksimalkan daya reaksi. Namun desain sole area depan pada sepatu ini memiliki sudut lengkungan yang cukup besar terhadap bidang datar, sehingga menghasilkan transisi tumit-jari yang terasa cukup halus.
Selain itu konstruksi AnaFoam pada sepatu ini sangat menunjang fleksibilitas dan memberikan keleluasaan ruang lingkup gerakan pada pergelangan kaki.

Gambar 12. Fleksibilitas pada UA Curry One.
Sepatu ini memiliki ventilasi yang cukup baik, dengan diakomodasi oleh area tongue dan celah-celah ventilasi pada sisi medial dan sisi depan (gambar 14: panah kuning).
Gambar 13. Ventilasi pada area tongue.
Gambar 14. Ventilasi pada area depan.
Kesimpulan
Under Armour Curry One dengan dua inovasi terbarunya, terbukti memiliki kualitas performa yang yang sebanding dengan ketenarannya. Cushion dengan lapisan Charged foam cukup berhasil membawa sepatu ini ke tingkat yang lebih tinggi dari sepatu basket UA lainnya. Sedangkan konstruksi AnaFoam menghasilkan suatu karakter baru pada sepatu basket UA berbahan busa yang memiliki kuncian dan support yang cukup adekuat, namun tanpa mengorbankan fleksibilitas, kenyamanan, dan ventilasi.

Plus & Minus
+ Sepatu basket yang ringan dan fleksibel, dengan cushion yang sangat responsif, lockdown pada midfoot dan tumit yang adekuat, performa traksi yang sangat baik, serta harga yang sangat terjangkau.
Tidak ditemukan kelemahan yang bermakna, namun mungkin akan lebih baik dengan kuncian pada forefoot yang lebih kuat.

Direkomendasikan bagi
Pemain basket di posisi PG/SG/SF dengan permainan yang mengandalkan kecepatan.

Kompetitor/Alternatif
Sampai saat tulisan ini dibuat, sepatu ini memiliki kualitas performa yang terbaik di kelas harganya. Namun beberapa kompetitor yang patut diperhitungkan dengan kelebihannya masing-masing antara lain: Nike Kyrie 1, Nike Hyperchase, dan Adidas D Lillard 1.
Sedangkan alternatif dari sepatu ini adalah UA ClutchFit Drive dan UA Anatomix Spawn 2 dengan kekuatan lockdown dan support yang lebih baik. Namun saya pribadi lebih memilih sepatu ini karena lebih responsif, lebih fleksibel, serta lebih nyaman dan lebih “sejuk”.

Pertimbangan harga dan tips untuk membeli sepatu ini
Harga ritel sepatu ini (120 USD) sangat layak dan sesuai dengan kualitas material dan performa yang diberikan.
UA Curry One semakin sulit didapatkan akhir – akhir ini karena popularitasnya yang semakin menanjak dan untuk ukuran-ukuran yang favorit (9 s/d 10.5) cukup cepat habis terjual dalam waktu yang relatif singkat pada hari perilisannya. Sehingga sangat disarankan untuk memantau jadwal perilisannya agar tidak terlewat dan kehabisan. Jadwal perilisan sepatu ini dapat dilihat di sini: Under Armour/Curry One Release dates.
Bila ingin melihat ketersediaan sepatu ini di penjual ritel, silahkan lihat di sini:
Under Armour/Curry One. 
Finishline/Curry One.
Footlocker/Under Armour Curry One.

Bila anda tidak dapat bersabar untuk menunggu dirilisnya sepatu ini dengan ukuran kaki anda, maka anda dapat mengecek ketersediaan sepatu ini di ebay dalam jumlah yang terbatas, dengan variasi harga 140 s/d 180 USD. Silahkan melihat ketersediaan sepatu ini di sini:
Ebay/Under Armour Curry One.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s