Adidas EQT Support ADV Sneakers Discussion

adidas-eqt

Pada artikel ini penulis akan membahas dua model baru sepatu klasik Adidas EQT yang mendapatkan sentuhan teknologi modern dengan penggunaan struktur primeknit pada konstruksi upper. Dua model yang akan dibahas pada artikel ini adalah EQT Support ADV dan EQT Support ADV PK.

*Edisi yang digunakan pada artikel ini adalah BB1302 dan BB 1260 yang keduanya merupakan bagian dari “Adidas EQT Turbo Pack” rilisan awal tahun 2017.

This slideshow requires JavaScript.

General Information & Characteristics:
  • 💸: $110 (EQT Support ADV) & $140 (EQT Support ADV PK).
  • 📅: 2017.
  • ⚖️: 10.7 oz (EQT ADV) & 10.1 oz (EQT ADV PK).
  • 👟: Neutral.
  • 🏃🏻: Training & Casual.
  • 🛣️: Road.
  • 📝: F = ± 21.5mm, H = ± 28.6mm, & HT drop = ± 7.1mm.
  • Fit :
    • Size : True to size.
    • Width : Medium (D).
  • Flexibility – Rigidity :
    • Forefoot flexion : Medium – high rigidity.
    • Torsional : Medium – high rigidity.
    • Heel counter : Medium – high rigidity.
  • Stability : High.
  • Cushioning :
    • Forefoot : Medium.
    • Heel : Medium.

Upper

Bahan

Konstruksi upper sepatu ini menggunakan bahan tekstil sintetik berstruktur rajutan (primeknit), menggunakan overlays berbahan plastik, menggunakan straps pada sistem pentalian yang berbahan nylon, dan menggunakan external heel counter berbahan TPU.

Konstruksi EQT Support ADV PK

adidas-eqtadidas-eqtadidas-eqt
Gambar 1A. Konstruksi pada 1/3 area depan menggunakan struktur rajutan yang berkerapatan tinggi dengan daya regang dan elastisitas yang tinggi. Akan tetapi pada area tepi memiliki struktur rajutan yang lebih renggang, namun memiliki daya regang yang rendah oleh karena strukturnya yang direkatkan dengan bahan perekat. Dengan demikian struktur pada 1/3 area depan ini memiliki fleksibilitas yang dapat mendukung pergerakan kaki, memiliki daya regang yang cukup adaptif terhadap kontur kaki, dan memiliki struktur rajutan area tepi yang cukup suportif.
Adidas EQT.jpg
Gambar 1B. Konstruksi upper pada 1/3 tengah menggunakan struktur rajutan yang berkerapatan tinggi dan berdaya regang tinggi. Akan tetapi rajutan pada area tepi samping direkatkan dengan bahan perekat, sehingga memiliki struktur yang tidak dapat meregang dan memiliki tahanan yang kuat.

Pada 1/3 area tengah terdapat sistem pentalian yang terhubung dengan 3 pasang straps pada kedua sisi samping dan terhubung dengan external heel counter yang memiliki 4 lubang tali.

adidas-eqtadidas-eqt
Gambar 1C. Konstruksi pada 1/3 area belakang menggunakan struktur rajutan yang sama seperti area depan. Struktur external heel counter tampak terjahit pada lapisan upper dan memiliki dasar yang terfiksasi pada penyangga berbahan EVA foam. Pada sisi dalam area belakang terdapat lining berbahan sintetik dan terdapat lapisan busa berdensitas rendah yang tipis dan memiliki luas penampang yang kecil.

Konstruksi EQT Support ADV

Adidas EQT.jpg
Gambar 1D. Konstruksi pada 1/3 area depan menggunakan struktur rajutan yang berkerapatan tinggi dengan daya regang dan elastisitas yang tinggi. Pada area tepi samping terdapat lapisan sintetik untuk melindungi struktur rajutan terhadap friksi dan memperkuat tahanannya.
Adidas EQT.jpg
Gambar 1E. Konstruksi pada 2/3 area belakang menggunakan struktur rajutan yang sama seperti area depan, namun pada bagian tepi samping menggunakan sambungan lapisan sintetik yang tebal.
adidas-eqtadidas-eqt
Gambar 1F. Pada area pergelangan kaki terdapat struktur busa yang cukup padat pada sekeliling tepi collar dengan lining yang menggunakan suede sintetis pada 1/3 area belakang.

Lower

Bahan

Konstruksi lower sepatu basket ini menggunakan midsole berbahan EVA, menggunakan outsole berbahan solid rubber dan EVA.

Konstruksi

adidas-eqtadidas-eqt
Gambar 2A. Kedua sepatu ini menggunakan sockliner berbahan EVA yang berdensitas rendah (versi PK memiliki sockliner yang sedikit lebih tebal), dengan struktur midsole yang menggunakan bahan EVA dengan densitas yang cukup tinggi.

Kedua sepatu ini memiliki ketebalan sole sebesar:

  • F = ± 27/32 ” atau ± 21.5mm.
  • H = ± 1 4 /32″ atau ± 28.6mm.
  • H-T drop = ± 9/32″ atau 7.1mm.
adidas-eqtadidas-eqt
Gambar 2B. Kedua sepatu ini memiliki struktur outsole yang berbahan solid rubber pada ujung depan dan ujung belakang. Sebagian besar struktur midsole sepatu ini tampak terbuka dan terdapat tonjolan-tonjolan berbahan EVA dengan konsistensi yang lunak pada sepanjang area ball of the foot sampai sebagian area tumit.

Evaluation

Fit

Berikut ini merupakan hasil pengukuran dimensi ruang nomor ukuran 9 (US) yang dibandingkan dengan model kaki standard berukuran medium (D) dengan nomor ukuran 9 (US) berdasarkan alat Brannock:

Forefoot
  • Toe box: Ukuran panjang sesuai dengan TTS dan cenderung panjang. Memiliki ukuran sirkumferensial yang cenderung lebar dengan sisi atas yang dapat melekat sesuai kontur kaki.
  • Ball of the foot: Memiliki ukuran sirkumferensial yang cukup sesuai dengan kontur kaki dan dapat meregang tanpa tahanan yang berlebih.
Midfoot

Memiliki ukuran sirkumferensial yang cukup sesuai dan dapat meregang sesuai dengan kontur midfoot. Versi PK memiliki tahanan yang lebih kuat oleh karena struktur rajutan yang berelastisitas lebih tinggi pada midfoot.

Rearfoot

Memiliki ukuran lingkaran pergelangan kaki dan area tumit yang cukup sesuai dan dapat melekat kuat sesuai dengan konturnya. Versi PK memiliki tahanan yang lebih kuat oleh karena struktur rajutan yang berelastisitas lebih tinggi pada area pergelangan kaki.

Lockdown

Berdasarkan hasil evaluasi pada kaki berukuran medium (D) yang menggunakan nomor ukuran TTS, menunjukkan bahwa sepatu ini memiliki kualitas kuncian yang tergolong cukup adekuat.

Analisa Kuncian
Adidas EQT.jpg

Gambar 3A. Evaluasi kuncian pada 2/3 area depan:

Sistem pentalian sepatu ini terbukti cukup efektif dalam mengunci kaki bagian depan dalam mencegah pergeseran dan peranjakan kaki. Sepatu ini memiliki struktur upper yang dapat melekat sesuai dengan kontur kaki dan memiliki tahanan yang cukup kuat terhadap tekanan dari kaki. Walau demikian pada 1/3 area depan masih memungkinkan untuk terjadi pergeseran kaki dalam batas yang kurang bermakna. Versi PK memiliki kuncian pada midfoot yang lebih kuat oleh karena struktur rajutan yang lebih elastis terhadap kontur kaki.

adidas-eqtadidas-eqt

Gambar 3B. Evaluasi kuncian pada 1/3 area belakang:

Struktur collar dan area tumit sepatu ini dapat melekat sesuai dengan kontur kaki, dan memiliki kuncian yang cukup adekuat dalam mencegah peranjakan dan pergeseran tumit. Versi PK memiliki kuncian pada pergelangan kaki yang lebih kuat oleh karena struktur collar yang lebih elastis terhadap pergelangan kaki.

Cushion

Hasil Evaluasi:

  • Daya reaksi forefoot : cukup responsif, sesuai karakteristik EVA.
  • Daya reaksi rearfoot : cukup responsif, sesuai karakteristik EVA.
  • Proteksi terhadap tumbukan: sangat baik.
  • Profil berkategori sedang : F (± 21.5mm) & H (± 28.6mm).
  • HT-drop berkategori sedang : ± 7.1mm.
  • Fungsi proprioseptif: cukup baik.
Analisa Daya Reaksi dan Daya Regang

Sepatu ini menggunakan potongan besar EVA midsole yang terkompresi dan berdensitas tinggi, sehingga memiliki struktur yang dapat meredam  tumbukan dengan cukup baik namun kurang memiliki elastisitas yang tinggi untuk menghasilkan pijakan yang responsif seperti struktur bantalan sepatu-sepatu lari modern.

Analisa Transisi Tumit-Jari

Sepatu ini memiliki H-T drop yang tergolong sedang dan memiliki struktur lower yang berigiditas tinggi pada midfoot. Dengan demikian sepatu ini memiliki konstruksi lower yang masih cukup mendukung kecepatan transisi tumit jari.

Analisa Fungsi Proprioseptif Tapak Kaki

Sepatu ini memiliki pijakan pada forefoot dengan ketinggian yang tergolong sedang dan menggunakan struktur bantalan yang berdensitas tinggi. Sehingga struktur lower sepatu ini cukup mendukung fungsi proprioseptif tapak kaki.

Traction

Sepatu ini memiliki kualitas traksi yang cukup baik pada aktivitas lari yang berintensitas tinggi di medan jalan raya, namun dapat menjadi kurang konsisten pada kondisi-kondisi yang basah dan berpasir. Kurangnya permukaan kontak pada struktur outsole sepatu ini merupakan salah satu faktor kurang konsistennya kualitas traksi. Walau demikian kualitas traksi yang dimiliki sepatu ini cukup adekuat untuk digunakan pada aktivitas outdoor sehari-hari.

Flexibility – Rigidity

adidas-eqt
Gambar 4A. Fleksibilitas longitudinal pada forefoot yang cukup baik dalam memfasilitasi pergerakan MTPJ. Struktur penyangga pada tepi upper dan struktur midsole memberikan tahanan yang cukup adekuat untuk mencegah fleksibilitas yang berlebihan. Kedua sepatu ini memiliki tingkat fleksibilitas-rigiditas area depan yang relatif sama.
adidas-eqt
Gambar 4B. Sepatu ini memiliki tingkat rigiditas torsional yang adekuat dan cenderung memiliki rigiditas yang tinggi oleh karena struktur midsole yang tebal dan berdensitas tinggi pada area arkus. Kedua sepatu ini memiliki tingkat rigiditas torsional yang relatif sama.
adidas-eqtadidas-eqt
Gambar 4C. Sepatu ini memiliki rigiditas area tumit yang cukup adekuat dengan didukung struktur external heel counter dan penyangga berbahan EVA padat pada tepi bawah upper. Versi non-PK memiliki tingkat rigiditas struktur counter yang lebih tinggi oleh karena penggunaan lapisan sintetik yang tebal pada sepanjang sisi bawah quarter.

Support

Sepatu ini memiliki konstruksi upper dan lower yang cukup suportif dalam mendukung kestabilan pijakan pada aktivitas lari yang berintensitas rendah-sedang, serta aktivitas aerobik dinamis dan latihan footwork yang berintensitas rendah-sedang. Struktur rajutan yang tipis pada 1/3 area depan kurang memiliki tahanan yang kuat untuk mengantisipasi tekanan yang sangat kuat pada aktivitas lari interval, maupun lateral footwork yang berintensitas tinggi.

Breathability

Sepatu ini memiliki konstruksi upper yang dapat memfasilitasi penguapan dengan cukup baik dan memiliki struktur rajutan tipis yang tidak isolatif. Penguapan dapat difasilitasi dengan cukup baik di area toe box, tongue, dan sepanjang 1/3 area tengah. Versi PK memiliki konstruksi upper yang lebih mendukung penguapan.

Materials Durability

Upper

Sepatu EQT Suport ADV  memiliki struktur rajutan yang cukup kuat dalam mengantisipasi tekanan dari kaki dan cukup kuat dalam menghadapi friksi oleh karena strukturnya yang terlindungi oleh lapisan sintetik pada area tepi. Sedangkan pada versi PK memiliki struktur upper yang lebih rentan oleh karena hanya menggunakan lapisan rajutan, namun masih memiliki tahanan yang cukup kuat oleh karena memiliki kerapatan yang tinggi dan struktur pada area tepi diperkuat dengan bahan perekat yang membuatnya tidak dapat meregang.

Lower

Sepatu ini menggunakan struktur bantalan berbahan dasar EVA yang tebal dan memiliki densitas tinggi, yang terkesan cukup kuat dalam mengantisipasi tekanan dari kaki maupun terhadap friksi dari luar. Struktur outsole sepatu ini menggunakan bahan solid rubber yang berdensitas tinggi dan memiliki daya tahan kuat.

Akan tetapi terdapat tonjolan-tonjolan lunak berbahan EVA yang berfungsi sebagai alas dan struktur EVA pada sepanjang sisi bawah ball of the foot sampai sebagian area tumit tidak tertutup oleh solid rubber. Dengan demikian struktur sole sepatu ini terkesan kurang cukup awet bila untuk digunakan sebagai sepatu lari berintensitas tinggi dengan frekuensi yang sering, namun cukup awet bila hanya sekedar digunakan sebagai sepatu kasual sehari-hari.

Construction

Hal – hal positif yang mendukung biomekanisme dan efisiensi gerakan berdasarkan hasil evaluasi konstruksi:

  • Struktur lower yang stabil.
  • Konstruksi yang cukup fleksibel dalam mendukung pergerakan persendian.

Walau demikian terdapat hal-hal yang dapat dimodifikasi agar sepatu ini lebih mendukung biomekanisme dan efisiensi gerakan:

  • Menggunakan struktur bantalan yang lebih responsif.

Conclusion

Adidas EQT Support ADV tergolong sebagai sepatu serba guna dengan desain konstruksi yang berkarakter sepatu lari. Sepatu  ini memiliki bantalan yang low profile dengan HT-drop yang tergolong sedang. Konstruksi sepatu ini memiliki versatilitas yang cukup baik untuk mendukung berbagai aktivitas latihan yang berintensitas ringan-sedang, maupun untuk aktivitas outdoor sehari-hari. Penggunaan bahan primeknit pada versi PK terbukti meningkatkan efisiensi sepatu ini dengan kualitas kuncian yang lebih baik dan memiliki konstruksi yang lebih ringan.

Price

Harga sepatu ini tergolong dalam kategori kelas ekonomis ($110) dan kelas menengah untuk versi PK ($140). Harga tersebut cukup sesuai dengan kualitas konstruksi dan versatilitas yang dimiliki kedua sepatu ini.

adidas-eqtadidas-eqt

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s