Adidas NMD R1 Sneakers Discussion

Adidas NMD R1.JPG

Adidas NMD R1 merupakan sepatu kasual serba guna Adidas yang terinspirasi dari sepatu-sepatu lari klasik Adidas, seperti Micro Pacer, Rising Star, dan Boston Super. Sepatu ini dirilis pada akhir tahun 2015 dan merupakan salah satu produk sneakers yang paling populer pada masanya tersebut. Penulis akan melakukan evaluasi konstruksi Adidas NMD R1 yang dihubungkan dengan mekanisme lari dan dynamic footwork, selain sebagai sepatu kasual sehari-hari.

*Pada artikel ini penulis menggunakan model “BEAMS 40th Anniversary” dengan bahan ballistic nylon.

**Adidas NMD R1 merupakan sepatu kasual yang tidak didesain secara khusus untuk aktivitas lari maupun aktivitas latihan lainnya.

General Information & Characteristics:
  • 💸: $120.
  • 📅: December, 2016.
  • ⚖️: 9.4 oz.
  • 👟: Neutral.
  • 🏃🏻: Casual.
  • 🛣️: Road.
  • 📝: F = ± 15.9mm, H = ± 25.4mm, & HT drop = ± 9.5mm.
  • Fit :
    • Size : True to size.
    • Width : Medium (D) – wide (E).
  • Flexibility – Rigidity :
    • Forefoot flexion : Medium rigidity.
    • Torsional : Medium – low rigidity.
    • Heel counter : Medium rigidity.
  • Stability : Medium.
  • Cushioning :
    • Forefoot : Low.
    • Heel : Medium.

Upper

Bahan

Struktur upper sepatu ini menggunakan jenis bahan tekstil yang bervariasi (nylon, polyester, etc) tergantung dari edisinya. Model NMD R1 pada artikel ini menggunakan bahan dasar nylon. Logo di area tongue dan lapisan area counter menggunakan bahan leather / synthetic leather tergantung dari edisi. Sepatu ini menggunakan bahan TPU sebagai plat lubang tali, tempelan 3 stripes pada 1/3 area tengah, dan mustache.

Konstruksi

Adidas NMD R1.JPGAdidas NMD R1.JPG
Gambar 1A. Sepatu ini menggunakan konstruksi kaus kaki pada upper dengan menggunakan lapisan jaring tekstil pada 2/3 area depan dan lapisan sintetik pada 1/3 area belakang.
Adidas NMD R1.JPG
Gambar 1B. Pada 1/3 area tengah terdapat lapisan plastik untuk memperkuat sambungan jahitan. Lubang tali dan logo 3 stripes Adidas pada 1/3 area tengah ini menggunakan bahan plastik.
Adidas NMD R1.JPGadidas-nmd-r1
Gambar 1C. Pada 1/3 bagian belakang dilapisi bahan synthetic leather dan mustache yang menggunakan bahan TPU. Pada area belakang sepatu juga terdapat struktur internal heel counter.
adidas-nmd-r1Adidas NMD R1.JPG
Gambar 1D. Pada sisi dalam 2/3 bagian depan menggunakan jaring nylon yang memiliki kerapatan tinggi. Pada tekanan terasa adanya sensasi ‘lembut’ yang disebabkan adanya serabut tekstil yang berongga, yang melapisi struktur upper tersebut.
Adidas NMD R1.JPGAdidas NMD R1.JPG
Gambar 1E. Pada sisi dalam 1/3 area belakang, tampak menggunakan kombinasi anyaman dan rajutan nylon yang membentuk jaring-jaring berongga.
Adidas NMD R1.JPG
Gambar 1F. Sepatu ini menggunakan sistem pentalian konvensional yang terhubung dengan plat plastik lubang tali pada 1/3 area tengah.
adidas-nmd-r1adidas-nmd-r1
Gambar 1G. Sepatu ini memiliki struktur penyangga berbentuk blok yang berbahan EVA padat, yang ditempatkan pada sisi lateral area depan dan kedua sisi samping area belakang. Selain itu sepatu ini juga menggunakan struktur Boost sebagai dinding penyangga tepi bawah upper, pada sepanjang area depan sampai belakang.
adidas-nmd-r1
Gambar 1H. Pada sisi dalam area tumit terdapat struktur busa yang tipis dan padat dengan bentuk yang disesuaikan dengan kondisi tulang tumit dan ligamen achilles.

Lower

Bahan

Konstruksi lower sepatu ini menggunakan Boost sebagai midsole dan solid rubber sebagai outsole. Sepatu ini menggunakan bahan EVA padat sebagai penyangga midsole.

Konstruksi

adidas-nmd-r1Adidas NMD R1.JPG
Gambar 2A. Sepatu ini menggunakan Boost midsole pada sepanjang kaki dengan struktur yang sama seperti NMD R1. Sepatu ini memiliki ketebalan sole sebesar:

  • F = ± 1 ” atau ± 15.9mm.
  • H = ± 20/32″ atau ± 25.4mm.
  • H-T drop = ± 12/32″ atau 9.5mm.
adidas-nmd-r1
Gambar 2B. Outsole sepatu ini menggunakan bahan continental rubber dengan struktur yang berongga dan jala-jala pada sepanjang area ball of the foot sampai pertengahan area tumit. Outsole pada tepi ujung depan terdapat tonjolan-tonjolan dengan alur-alur herringbone. Sedankan outsole pada tepi ujung tumit menggunakan alur-alur sirkuler.

Evaluation

Fit

Sepatu ini memiliki dimensi ruang yang cukup besar dengan bahan yang dapat meregang sesuai dengan kontur kaki tanpa membutuhkan waktu break-in. Sehingga aspek ini tidak perlu dibahas panjang lebar dan cukup ikuti petunjuk nomor ukuran yang direkomendasikan.

Adidas NMD R1.JPG
Gambar 3. Sepatu ini memiliki kecocokan nomor ukuran yang cukup sesuai dengan ukuran TTS kaki medium (D). Struktur upper sepatu tidak membutuhkan waktu break-in yang lama untuk dapat meregang sesuai dengan kontur kaki.

Lockdown

Berdasarkan hasil evaluasi pada kaki standard berukuran medium (D) yang menggunakan nomor ukuran TTS, menunjukkan bahwa sepatu ini memiliki kualitas kuncian yang cukup adekuat sebagai sepatu kasual sehari-hari, dan masih cukup adekuat untuk digunakan sebagai sepatu latihan serba guna yang berintensitas ringan.

Analisa Kuncian
Adidas NMD R1.JPGadidas-nmd-r1Adidas NMD R1.JPG
Gambar 4A. Analisa kuncian pada 2/3 area depan:

Forefoot

Kuncian pada 1/3 area depan didukung oleh tahanan dari struktur upper, dinding EVA block pada sisi lateral, dinding Boost pada tepi upper, dan kemampuan sistem pentalian dalam mempertahankan kedudukan kaki. Posisi EVA block tampak sesuai dengan lokasi MTPJ dan turut mendukung dalam memberikan tahanan terhadap tekanan ke arah lateral.

Pada forefoot masih dapat terjadi pergeseran ball of the foot dengan tekanan yang lebih kuat oleh karena bahan upper yang memang didesain agar mudah meregang, struktur penyangga pada tepi upper yang berukuran rendah, dan tingkat rigidtas struktur penyangga yang kurang tinggi.

Midfoot

Sistem pentalian dan struktur upper sepatu ini dapat mengunci midfoot dengan cukup baik, dan tidak ditemukan adanya masalah kuncian yang bermakna.

adidas-nmd-r1adidas-nmd-r1
Gambar 4B. Analisa kuncian pada 1/3 area belakang:

Rearfoot

Sepatu ini memiliki ukuran collar yang cenderung besar dan kurang dapat melekat sesuai dengan kontur pergelangan kaki, memiliki ruang pada dasar tumit yang cenderung lebar, dan memiliki busa collar yang sangat tipis dan berukuran kecil. Walau demikian struktur EVA blocks pada kedua sisi tumit dapat memberikan tahanan yang cukup kuat untuk mencegah pergeseran tumit, dan sistem pentalian pada 1/3 area tengah dapat memberikan tahanan dari punggung midfoot dan sisi depan pergelangan kaki untuk mempertahankan kedudukan kaki. Pergeseran dan peranjakan tumit dapat terjadi pada nomor ukuran TTS, namun masih dapat diantisipasi dengan menggunakan kaus kaki yang tebal.

Cushion

Hasil Evaluasi:

  • Daya reaksi forefoot : cukup responsif.
  • Daya reaksi rearfoot : cukup responsif.
  • Proteksi terhadap tumbukan: cukup baik.
  • Profil berkategori rendah : F(± 15.9mm), H(± 25.4mm).
  • HT-drop berkategori sedang : ± 9.5mm.
  • Fungsi proprioseptif: cukup baik.
Analisa Daya Reaksi dan Daya Regang

Sepatu ini menggunakan struktur Boost pada sepanjang kaki dengan ukuran yang tipis pada forefoot dan berukuran sedang pada rearfoot. Struktur bantalan Boost memiliki elastisitas yang tinggi, sehingga seharusnya memiliki pijakan yang responsif. Selain itu outsole sepatu ini memiliki struktur yang berlubang-lubang dan fleksibel, untuk mendukung daya regang dan daya reaksi dari Boost midsole.

Penggunaan sockliner yang relatif tebal, struktur Boost yang tipis pada area depan, dan adanya struktur penyangga membuat daya regang dan daya reaksi bantalan Boost menjadi kurang optimal dan membutuhkan waktu break-in agar pijakannya menjadi lebih lembut. Walau demikian struktur bantalan yang tipis dan berdaya regang rendah memiliki kestabilan pijakan yang lebih baik.

Analisa Transisi Tumit-Jari

Sepatu ini memiliki H-T drop sebesar 9.5mm, tidak memiliki midfoot shank, dan memiliki struktur lower yang cenderung fleksibel. Dengan demikian sepatu ini memiliki konstruksi lower yang kurang mendukung kecepatan transisi tumit-jari.

Analisa Fungsi Proprioseptif Tapak Kaki

Sepatu ini memiliki pijakan yang low profile dan dapat mendukung fungsi proprioseptif kaki dengan cukup baik.

Traction

adidas-nmd-r1adidas-nmd-r1Adidas NMD R1.JPG
Gambar 5. Outsole sepatu ini memiliki tonjolan-tonjolan berpola herringbone pada area ujung jari dan terdapat alur-alur sirkuler pada ujung belakang. Pada sepanjang ball of the foot sampai sekitar pertengahan area tumit menggunakan outsole yang berlubang-lubang dengan dikelilingi tepi yang menonjol dan berpola herringbone.

Outsole sepatu ini memiliki traksi yang cukup baik untuk digunakan sebagai sepatu kasual atau aktivitas lari berintensitas ringan di medan jalan raya dengan permukaan kasar seperti aspal, semen, dan concrete. Akan tetapi dapat mengalami traksi yang kurang konsisten di permukaan yang lebih licin.

Flexibility – Rigidity

Adidas NMD R1.JPGAdidas NMD R1.JPGAdidas NMD R1.JPG
Gambar 6. Berikut ini merupakan hasil evaluasi tingkat fleksibilitas-rigiditas pada sepatu ini:

  • Fleksibilitas longitudinal pada forefoot yang sangat baik dalam memfasilitasi pergerakan MTPJ. Struktur EVA block pada sisi lateral forefoot dan struktur sole pada 1/3  area tengah dapat memberikan tahanan yang cukup adekuat untuk mencegah fleksibilitas yang berlebihan. Selain itu struktur outsole sepatu ini memiliki flex grooves yang cukup sesuai dengan posisi PIPJ dan MTPJ, dan memiliki struktur outsole yang tertutup rapat pada 1/3 area tengah untuk memberikan tahanan pada midfoot.
  • Tingkat rigiditas torsional yang cukup adekuat, namun masih cenderung fleksibel.
  • Struktur counter dengan tingkat rigiditas yang cukup adekuat, namun masih cenderung fleksibel. Struktur mustache pada sisi luar counter dapat membantu dalam meningkatkan tingkat rigiditas area counter.
Range of Motion Assessment

Sepatu ini memiliki keleluasaan pergerakan PIPJ, MTPJ, dan pergelangan kaki yang sangat baik dan tidak terdapat adanya hambatan yang bermakna.

Support

Sepatu ini memiliki konstruksi upper yang cukup suportif sebagai sepatu kasual sehari-hari, sebatas untuk model-model yang menggunakan jaring tekstil berkerapatan tinggi. Penyokong kestabilan utama pada konstruksi upper sepatu ini adalah struktur lower yang low profile dan lebar, adanya struktur EVA blocks, dan struktur upper yang berkerapatan tinggi. Struktur mustache yang berbahan plastik tebal dan adanya internal heel counter turut mendukung kestabilan pada area tumit.

Stability Assessment
Adidas NMD R1.JPG
Gambar 7. Berdasarkan hasil evaluasi kestabilan pijakan menunjukkan bahwa sepatu ini memiliki kestabilan lateral dan torsional yang cukup baik untuk digunakan sebagai sepatu kasual atau aktivitas dinamis outdoor yang berintensitas ringan. Walau demikian sepatu ini memiliki sistem pentalian yang hanya menjangkau 1/3 area tengah, memiliki bahan upper yang mudah meregang, dan memiliki konstruksi yang cenderung fleksibel, sehingga dapat memiliki risiko gangguan kestabilan pijakan yang cukup bermakna bila digunakan untuk aktivitas lari dan aktivitas aerobik dinamis.

Breathability

Sepatu ini memiliki struktur upper yang bervariasi. Beberapa model memiliki struktur yang isolatif karena didesain untuk musim gugur dan musim dingin, sedangkan beberapa model lainnya menggunakan struktur upper yang berkerapatan rendah dan memudahkan penguapan karena didesain untuk musim semi dan musim panas.

Materials Durability

Upper

Sepatu ini memiliki struktur upper yang bervariasi dengan kualitas daya tahan yang bervariasi. Model-model yang menggunakan jaring berkerapatan tinggi pada umumnya memiliki daya tahan yang lebih kuat dan lebih protektif daripada yang menggunakan rajutan tipis yang berkerapatan rendah.

Lower

Sepatu ini menggunakan struktur bantalan Boost yang telah teruji memiliki daya tahan yang kuat. Sedangkan outsole sepatu ini memiliki struktur yang cukup tebal dan padat, yang terkesan berdaya tahan kuat untuk digunakan sebagai sepatu kasual sehari-hari.

Construction

Hal – hal positif yang mendukung biomekanisme dan efisiensi gerakan berdasarkan hasil evaluasi konstruksi:

  • Bantalan yang responsif.
  • Pijakan yang low profile.
  • Konstruksi yang fleksibel.

Terdapat hal-hal yang dapat dimodifikasi agar sepatu ini lebih mendukung biomekanisme dan efisiensi gerakan:

  • HT-drop yang diperkecil.

Conclusion

Adidas NMD R1 tergolong sebagai sepatu kasual serba guna dengan konstruksi yang sangat mendukung fleksibilitas pergerakan dan kenyamanan beraktivitas sehari-hari. Sepatu ini juga memiliki konstruksi yang masih dapat memfasilitasi aktivitas latihan sehari-hari yang berintensitas ringan. Walau demikian penulis tidak merekomendasikan sepatu ini untuk digunakan secara khusus untuk latihan lari, dynamic aerobic, dan sejenisnya.

adidas-nmd-r1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s