Teknologi Nike Hyperfuse

Nike Hyperfuse merupakan teknologi konstruksi upper sepatu basket hasil inovasi Nike yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2010 melalui sepatu basket Nike Zoom Hyperfuse hasil desain Leo Chang. Aplikasi teknologi hyperfuse ini bertujuan untuk menghasilkan sepatu basket yang ringan, dapat memfasilitasi sirkulasi udara, berdaya tahan kuat, dan memiliki konstruksi yang suportif.

Memahami konstruksi upper berteknologi Hyperfuse

Struktur hyperfuse merupakan gabungan dari tiga lapisan material yang direkatkan melalui proses pemanasan (hot-melt process) dengan hasil akhir yang lebih kuat dari jahitan. Tiga lapisan material tersebut terdiri dari:

  • Lapisan terluar berbahan TPU yang berperan sebagai pelindung permukaan upper. Lapisan ini berfungsi untuk memperkuat daya tahan struktur upper terhadap abrasi.
  • Lapisan terdalam berbahan sintetik yang berperan sebagai fondasi dasar struktur upper. Lapisan ini berfungsi sebagai pendukung kuncian pada kaki.
  • Lapisan jaring tekstil berkerapatan rendah yang diselipkan di antara kedua lapisan sintetik. Lapisan ini berfungsi untuk memfasilitasi sirkulasi udara.

This slideshow requires JavaScript.

Struktur hyperfuse pada potongan melintang:

  • Panah kuning: Lapisan terluar yang berbahan TPU.
  • Panah biru: : Lapisan jaring tekstil.
  • Panah merah: Lapisan berbahan sintetik yang memperkuat struktur upper.
Nike Hyperfuse.jpg

Untuk memahami aplikasi teknologi Hyperfuse pada sepatu basket dapat dilihat pada contoh sepatu basket Nike Hyperdunk 2014 berikut ini:

  • Panah kuning: Lapisan TPU diaplikasikan pada area yang rentan terhadap benturan dan gesekan, yaitu di sekitar tepi depan, tepi samping, area lubang tali, dan area tumit.
  • Panah biru: Lapisan sintetik yang menjadi fondasi struktur upper, ditempatkan pada area-area vital yang membutuhkan support maksimal, yaitu di sekitar pergelangan kaki dan tumit, tepi samping midfoot, dan seluruh area tepi forefoot.
  • Panah merah: Area yang membutuhkan celah sirkulasi udara dan tidak terlalu membutuhkan extra support dibiarkan lebih terbuka dengan hanya menggunakan jaring tekstil berkerapatan rendah. Area – area tersebut pada umumnya adalah sisi atar forefoot dan bagian atas pertengahan midfoot, dan terkadang pada sekitar collar.
Nike Hyperdunk 2014.jpg
Aplikasi teknologi Hyperfuse pada sepatu basket

Konstruksi berteknologi hyperfuse diaplikasikan pada sebagian besar produk-produk sepatu basket andalan Nike yang dirilis pada periode tahun 2010-2014, seperti Nike Zoom Hyperfuse, Nike Hyperdunk, Nike Zoom Soldier, dan bahkan sepatu basket signature series Lebron dan Kevin Durant pun juga pernah menggunakan teknologi Hyperfuse.

Conclusion

Teknologi Hyperfuse memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap sejarah perkembangan teknologi konstruksi sepatu basket, dimana berhasil mewujudkan sebuah konstruksi sepatu olahraga yang lebih efisien dari sepatu olahraga konvensional yang berbahan jaring tekstil saja dan yang berbahan leather/synthetic leather saja. Teknologi ini menjadi cikal bakal dari inovasi-inovasi modern lainnya seperti Nike Hyperposite dan Nike Megafuse.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s