Adidas Ultra Boost ST Performance Review

Adidas Ultra Boost ST merupakan versi baru Ultra Boost di tahun 2016 dengan konstruksi yang diperuntukkan bagi para pelari over pronator. Berbeda dengan versi originalnya, Adidas Ultra Boost ST ini menggunakan konstruksi upper konvensional dengan struktur rajutan yang lebih suportif, serta memiliki konstruksi bantalan yang lebih menunjang kestabilan pijakan.

General Information & Characteristics:
  • šŸ’ø: $180.
  • šŸ“…: Early 2016.
  • āš–ļø: 12.2 oz.
  • šŸ‘Ÿ: Stability.
  • šŸƒšŸ»: Training.
  • šŸ›£ļø: Road.
  • šŸ“: F = Ā± 24mm, H = Ā± 32mm, & HT drop = Ā± 8mm.
  • Fit :
    • SizeĀ : True to size.
    • Width : Medium (D).
  • Flexibility – Rigidity :
    • Forefoot flexion : Medium rigidity.
    • Torsional : Medium rigidity.
    • Heel counter : Medium – lowĀ rigidity.
  • Stability : High.
  • Cushioning :
    • Forefoot : High.
    • Heel : High.
Pro
  • Bantalan yang sangat responsif dan lembut.
  • Fleksibilitas yang sangat baik dalam mendukung pergerakan.
  • Struktur upper yang dapat meregang sesuai kontur kaki.
  • Konstruksi yang lebih suportif dari versi originalnya.
Kontra
  • Harga yang tergolong mahal.

Upper

Bahan

Konstruksi upper sepatu ini menggunakan tekstil sintetis berstruktur rajutan (primeknit) dan menggunakan penyangga eksternal berbahan TPU.

Konstruksi

Gambar 1A. Pada 1/3 area depanĀ menggunakan primeknit dengan struktur rajutan yang berkerapatan lebih rendah pada sisi atas (area tengah) dan rajutan yang berkerapatan lebih tinggi pada area tepi.Ā Pada tepi depan terdapat lapisan sintetis untukĀ memperkuat strukturnya.
Gambar 1B. Struktur rajutan pada Adidas Ultra Boost ST yang terdiri dari dua lapisan, sehingga memiliki dinding upper yang bertahanan lebih kuat dan lebih suportif dari versi originalnya.
Gambar 1C. Variasi struktur rajutan pada Adidas Ultra Boost ST. Rajutan yang berkerapatan paling rendah dengan simpul tebal (kiri atas) diaplikasikan pada sisiĀ atas 2/3 area depan,Ā rajutan yang berkerapatan rendah dengan simpul kecil (kanan) pada 1/3 area tengah,Ā dan rajutan yang berkerapatan lebih tinggi diaplikasikan pada tepi 1/3 area depan dan seluruh 1/3 area belakang.
Gambar 1D.Ā Pada 2/3 area belakang terdapat penyangga pada midfoot dan external heel counter. Sepatu ini memiliki struktur penyangga yang midfoot dan tumit yang terpisah, berbeda dengan versi originalnya yang menyambungkan dua struktur tersebut menjadi satu kesatuan.
Gambar 1E.Ā Sistem pentalian sepatu ini terhubung dengan plastik penyangga pada 1/3 area tengah. Pada area belakang terdapat busa collar yang tebal untuk mengunci tumit.
Gambar 1F.Ā Pada bagianĀ dalam tampak rajutan berkerapatan tinggi pada sisi dalam danĀ menggunakan inner sleeve dan tongue yang berstruktur jaring.

Lower

Gambar 2A.Ā Sepatu ini menggunakan Boost midsoleĀ denganĀ socklinerĀ yang lebihĀ tebal dari versi originalnya. Pada sisi medial area belakang struktur penyangga midsole yang berbahan plastik.
Gambar 2B. Sepatu ini menggunakan stretch web outsole dengan continental rubber.

Evaluation

Fit

Berikut ini merupakan hasil pengukuran dimensi ruang sepatu bernomor ukuran 9 (US) yang dibandingkan dengan model kakiĀ standardĀ berukuran panjang 9 (US) dengan lebar medium (D) berdasarkan pengukuran denganĀ Brannock device:

Forefoot
  • Panjang toe box: Cukup sesuai dengan ukuran TTS dan cenderung panjang.
  • SirkumferensialĀ toe box: Memiliki ukuran lebar yang cukup sesuai dan cenderung besar.
  • SirkumferensialĀ ball of the foot:Ā Memiliki ukuran lebar dan tinggi yang cukup sesuai dan melekat kuat sesuai kontur kakiĀ tanpa tahanan yang berlebih.
Midfoot

Cukup sesuai dengan ukuranĀ midfoot dan dapat melekat kuat sesuai dengan kontur kaki tanpa tahanan yang berlebih.

Rearfoot

Cukup sesuaiĀ dengan lingkaran pergelangan kaki danĀ ukuran tumit, dan melekat kuat tanpa tahanan yang berlebih.

Lockdown

Berdasarkan hasil evaluasi pada kaki berukuran medium (D) yang menggunakan nomor ukuran TTS, menunjukkan bahwa sepatu ini memiliki kualitas kuncian yang tergolong cukup adekuat, namunĀ terdapat sedikit kelemahan kuncian pada 1/3 area depan yang kurang bermakna pada performa. Sepatu ini memiliki kualitas kuncian pada area depan yang lebih baik dari versi originalnya oleh karena struktur rajutan yang berdaya regang lebih rendah dan lebih suportif.

Cushion

Hasil Evaluasi:

  • Daya reaksi forefootĀ : sangatĀ responsif.
  • Daya reaksi rearfoot : sangat responsif.
  • Proteksi terhadap tumbukan: sangatĀ baik.
  • Profil :Ā F (Ā± 24mm) & H (Ā± 32mm).
  • HT-dropĀ : Ā± 8mm.
  • Fungsi proprioseptif: kurang.
AnalisaĀ Daya Reaksi dan Daya Regang

Bantalan sepatu ini memiliki pijakan yang lembut dan sangat responsif. Kualitas daya reaksi dan daya regang jenis bantalan Boost masih menjadi yang terbaik di antara jenis busa bantalan lain sampai pada tahun 2016 ini. Seri Ultra Boost memiliki bantalan BoostĀ yang paling tebal di antara seri Adidas Boost lainnya. Sehingga sepatu ini merupakan pilihan yang paling tepatĀ bagi yang ingin merasakan performa dan kenyamanan bantalan Boost yang terbaik.

Analisa Transisi Tumit-Jari

Sepatu ini memiliki ukuran HT-drop yang kurang ideal untuk mendukung kecepatan transisi tumit – jari, namun terdapat struktur torsion system dan memiliki struktur bantalan yang sangat responsif untuk mendukung kecepatan transisi tumit – jari.

AnalisaĀ Fungsi Proprioseptif Tapak Kaki

Bantalan Boost yang berdensitas rendahĀ dan tebal bukanlah jenis bantalan yang terbaik untuk mendukung fungsi proprioseptif tapak kaki.

Traction

Gambar 3. Sepatu ini menggunakan continental rubber yang berkepadatan tinggi dan memiliki koefisien friksi yang tinggi. Sepatu ini memiliki kualitas traksi yang sangat baik dan cukup konsisten pada aktivitas lari yang berintensitas tinggi di medan lari jalan raya.

Flexibility – Rigidity

Gambar 4A. Sepatu ini memiliki fleksibilitas yang baikĀ dalam mendukung pergerakan persendian MTP dan memiliki rigiditasĀ yang adekuatĀ untuk mencegah fleksibilitas yang berlebihan.
Gambar 4B. Sepatu ini memiliki tingkat rigiditas torsional yang adekuat berkat adanya struktur Torsion System.
Gambar 4C.Ā Sepatu ini memiliki struktur area counter dengan tingkat rigiditas yang cukup adekuat dan cenderung rendah. Berbeda dengan versi originalnya yang memiliki tingkat rigiditas tinggi.

Support

Sepatu ini memiliki konstruksi yang cukup suportif dalam mendukung kestabilan pijakan pada aktivitas lari yang berintensitas tinggi.

Gambar 5.Ā Struktur penyangga bantalan pada sisi medialĀ area belakang untuk mencegah pronasi yang berlebihan dari tingkat ringan-sedang.

Conclusion

Adidas Ultra Boost ST merupakanĀ versi Ultra Boost dengan konstruksi yang lebih mendukung kestabilan pijakan. Sepatu ini memiliki konstruksi yang diperuntukkan bagi para pelari yang memiliki kecenderungan pronasi berlebihan dalam tingkat ringan – sedang.

Price & Buying Tips

Harga sepatu ini ($180) tergolong dalam kelas harga yang tinggi dan berpeluang untuk diobral dengan potongan harga yang dapat mencapai 15% atau lebih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s