Konstruksi Nike Air Max 2 Uptempo

Air Max 2 Uptempo

Sepatu ini merupakan generasi pertama dari seri Air Max Uptempo yang dirilis pada tahun 1994 dengan menggunakan bantalan yang berteknologi Air Max 2, yaitu struktur bantalan udara dengan kantung – kantung yang terpisah, dimana menggunakan kantung udara yang bertekanan 5 Psi pada area tengah dan belakang untuk meredam tumbukan, dan menggunakan kantung udara yang bertekanan 25 Psi pada area samping untuk mendukung kestabilan pijakan. Sepatu basket ini dipopulerkan oleh para atlet basket pelajar ternama pada pertengahan tahun 90’an, yang diantaranya adalah Ray Allen di UConn dan Stephon Marbury di Lincoln.

Berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan bahwa Air Max 2 Uptempo tergolong sebagai sepatu basket serba guna yang suportif, memiliki bantalan yang berukuran tinggi dengan area tumit yang sangat protektif terhadap tumbukan, serta memiliki sol luar yang direkomendasikan untuk semua jenis lapangan basket. Sepatu basket ini direkomendasikan bagi para atlet yang sekedar ingin menggunakan sepatu basket Air Max era 90’an.

*Bantalan Air Max 2 pertama kali digunakan pada sepatu Nike Air Max2 yang dirilis pada tahun 1994. Air Max 2 merupakan cikal bakal sistem kantung udara terpisah yang digunakan oleh Nike Air Max 95 dan Nike Air Max 97.

This slideshow requires JavaScript.

Model : Air Max 2 Uptempo “All Star” |  : 922931 400 (University Blue/University Blue-White)

 : 1994 (OG) | 18 Februari 2016 (AS) |  : $140

Karakteristik

 : Suportif – Serba Guna

  • Fleksibilitas      Suportif

 : 17.0 oz | Sangat Berat

  • Ringan      Berat

: Ukuran sebenarnya – Sedang (D)

 | Profil dan Tinggi

  • B – D : Sedang | ± 8.3mm
    • Rendah      Tinggi
  • Belakang (B) : Tinggi | ± 33.3mm
    • Rendah      Tinggi
  • Depan (D) : Tinggi | ± 25.0mm
    • Rendah      Tinggi

 | Bantalan

  • Depan :
    • Lembut      Keras
  • Belakang :
    • Lembut       Keras
  • Kemembalan :
    • Rendah      Tinggi

 | Fitur – Fitur Penunjang

  • Kuncian :
    • Minimal      Maksimal
  • Kestabilan :
    • Minimal      Maksimal

 | Traksi :

  • Minimal      Maksimal

 | Fleksibilitas – Rigiditas :

  • MTP :
    • Fleksibel      Rigid
  • Torsi :
    • Fleksibel      Rigid
  • Tumit :
    • Fleksibel      Rigid

 | Penguapan :

  • Minimal      Maksimal

 | Kekokohan Konstruksi :

  • Atas :
    • Minimal      Maksimal
  • Sol Tengah :
    • Minimal      Maksimal
  • Sol Luar :
    • Minimal      Maksimal

Atlet NBA : Ray Allen & Stephon Marbury

Alasan menggunakan Nike Air Max 2 Uptempo ’94. :

  • Versatilitas.
  • Konstruksi yang suportif, protektif, dan kokoh.
  • Bantalan yang protektif terhadap tumbukan.

Alasan tidak menggunakan Nike Air Max 2 Uptempo :

  • Berat dan kurang fleksibel.
  • Bantalan yang kurang responsif dan kurang mendukung proprioseptif.

Bagian Atas

Bagian atas sepatu ini menggunakan jaring tekstil berkerapatan rendah dengan pelapis yang menggunakan leather dan synthetic leather. Pada 1/3 area depan, memiliki struktur yang suportif karena memiliki lapisan yang tebal dan terdapat penyangga yang berasal dari struktur bagian bawah.

Air Max 2 Uptempo.jpgAir Max 2 Uptempo.jpg

Struktur lidah pada sepatu ini menggunakan jaring yang berkerapatan rendah dan terdapat inner sleeve yang menggunakan neoprene pada 2/3 area belakang. Di atas lidah terdapat empat strep yang elastis dan dapat meregang, yang ditempatkan sesuai dengan posisi lubang tali.

Air Max 2 Uptempo

Pada area kerah memiliki lapisan busa lembut yang tebal dan berukuran besar untuk mendukung kuncian pada pergelangan kaki.

Air Max 2 Uptempo

Sepatu ini memiliki pentalian yang terhubung dengan empat pasang lubang tali yang berupa sabuk. Sabuk – sabuk tersebut terjahit pada lapisan synthetic leather yang berlapis – lapis dan bersegmen – segmen, yang ditempatkan sesuai dengan lokasi area sendi MTP, arkus, tumit, dan pergelangan kaki.

Air Max 2 Uptempo.jpg

Pada area belakang memiliki struktur yang lebih tebal dan berlapis – lapis di sekitar bagian bawah untuk mendukung kuncian pada tumit, dan menggunakan jaring berkerapatan rendah dan lapisan yang lebih tipis pada bagian atas untuk mendukung fleksibilitas pergelangan kaki.

Air Max 2 Uptempo

Bantalan

Sol tengah sepatu ini menggunakan phylon pada area depan dan menggunakan kantung udara yang berteknologi Air Max 2 pada area belakang. Penggunaan bantalan udara yang tebal pada tumit dapat meredam tumbukan dengan sangat baik.

Air Max 2 Uptempo.jpg

Sol Luar

Sol luar sepatu ini menggunakan karet padat yang berdensitas tinggi dan tebal, dengan pola traksi yang menggunakan herringbone. Pada area belakang terdapat sol luar yang berongga untuk mendukung daya regang bantalan udara.

Sepatu ini memiliki kualitas traksi yang sangat baik oleh karena permukaan kontak yang besar dan memiliki permukaan sol luar yang kasar. Penempatan alur herringbone terkesan cukup sesuai dengan lokasi utama tekanan tapak kaki, yaitu di area bola kaki dan tumit.

Air Max 2 UptempoAir Max 2 Uptempo

Fleksibilitas – Rigiditas

Pada area sendi MTP memiliki tingkat rigiditas yang tergolong tinggi oleh karena struktur bagian bawah yang tebal dan berdensitas tinggi. Walau demikian sepatu ini memiliki struktur bagian atas dan terdapat garis – garis potongan pada bagian bawah yang mendukung fleksibilitas persendian MTP.

Air Max 2 Uptempo.jpg

Sepatu ini memiliki tingkat rigiditas torsi yang tinggi karena struktur bagian bawah yang tebal dan berdensitas tinggi.

Air Max 2 Uptempo

Pada area tumit memiliki tingkat rigiditas yang tinggi karena memiliki struktur bagian atas yang tebal dan terdapat penyangga berbahan busa padat dari struktur bagian bawah, yang berukuran tinggi dan kokoh.

Air Max 2 Uptempo

Rentang Gerak

Sepatu ini memiliki sedikit hambatan rentang gerak pada area persendian MTP oleh karena tingginya rigiditas area depan. Sedangkan pada area pergelangan kaki memiliki rentang gerak yang adekuat oleh karena struktur kerah yang menggunakan jaring berkerapatan rendah dan lapisan busa lembut, serta penempatan lapisan synthetic leather yang terpotong – potong, sehingga mudah untuk menekuk.

Air Max 2 Uptempo.jpg

Kestabilan

Sepatu ini memiliki kestabilan yang cukup baik oleh karena fitur – fitur kuncian dan penyangga yang cukup adekuat, serta memiliki struktur bagian bawah yang lebar dengan busa sol pada 2/3 area depan yang berdensitas tinggi. Struktur bantalan udara yang berukuran tebal pada area tumit merupakan satu – satunya faktor pengganggu kestabilan pada sepatu ini.

Air Max 2 Uptempo.jpg

Leave a Reply