Nike Hyperchase Performance Review

Nike Hyperchase.JPG

Nike Hyperchase merupakan produk sepatu basket ekonomis model baru di tahun 2015, yang merupakan lanjutan dari Nike Zoom Run The One di tahun 2014. Sepatu basket ini memiliki desain konstruksi yang disesuaikan untuk seorang playmaker dengan gaya permainan yang mengandalkan footwork dinamis. James Harden merupakan sosok pemain basket yang dipresentasikan oleh Nike sebagai bintang iklan utama dengan karakter permainan yang sangat tepat untuk menggunakan sepatu basket ini.

General Information & Characteristics:
  • 💸: $100.
  • 📅: February 12, 2015.
  • ⚖️: 12 oz.
  • 👟: Versatile – Speed Performance.
  • Profile: F(± 23.8mm), H(± 28.5mm), & HT drop (± 4.7mm).

This slideshow requires JavaScript.

This slideshow requires JavaScript.

Pro
  • Ringan.
  • Bantalan yang low profile dengan HT drop rendah.
  • Konstruksi yang sangat mendukung keleluasaan pergerakan.
  • Struktur upper yang sangat mendukung penguapan.
Kontra
  • Bantalan yang kurang responsif.
  • Internal midsole yang tebal tanpa ditopang penyangga yang cukup tinggi.
Rekomendasi
Ukuran
  • Medium (D): True to size (TTS).
  • Lebar (E): TTS + 1/2.
  • Ramping (C): TTS.
Tipe Arkus
  • Medium: sangat direkomendasikan.
  • Rendah: direkomendasikan dengan insole khusus arkus rendah.
  • Tinggi: direkomendasikan atau dengan insole khusus arkus tinggi.
Posisi Pemain
  • Sangat direkomendasikan: PG & SG.
  • Direkomendasikan juga untuk: SF & PF.
Tipe Pemain
  • Sangat direkomendasikan: ball handler & perimeter shooter.
  • Direkomendasikan juga untuk: combo guard & swingman.
Jenis Lapangan
  • Direkomendasikan: semua jenis lapangan basket.

Upper

Bahan

Konstruksi upper sepatu ini menggunakan bahan tekstil sintetis berstruktur jaring, TPU sebagai overlays, dan EVA sebagai penyangga eksternal.

Konstruksi

Nike HyperchaseNike Hyperchase
Gambar 1A. Sepatu basket ini menggunakan dua lapis jaring berkerapatan rendah dengan synthetic overlays pada tepi area jari.
Nike HyperchaseNike Hyperchase
Gambar 1B. Pada bagian dalam menggunakan lining yang berstruktur jaring tekstil berkerapatan rendah dan menggunakan inner sleeve yang dilapisi busa tipis dan jaring berkerapatan rendah.
Nike HyperchaseNike Hyperchase
Gambar 1C. Sepatu ini menggunakan sistem pentalian yang asimetris dengan tali yang terhubung pada flywire cables di sisi lateral forefoot.
Nike HyperchaseNike HyperchaseNike Hyperchase
Gambar 1D. Kuncian pada tumit dan pergelangan kaki didukung oleh busa collar yang tebal, tongue dengan struktur yang disesuaikan dengan kontur kaki, dan terdapat external heel counter berbahan dasar EVA.

Lower

Bahan

Sepatu basket ini menggunakan PU midsole, EVA sebagai penyangga midsole, dan solid rubber outsole.

Konstruksi

Nike Hyperchase.JPG
Gambar 2A. Sepatu basket ini menggunakan internal midsole berbahan polyurethane (PU) dengan penyangga midsole yang berbahan dasar EVA.
Nike Hyperchase
Gambar 2B. Outsole sepatu basket ini menggunakan solid rubber dengan pola traksi multidirectional yang berupa alur-alur heksagonal. Terdapat alternatif bahan outsole yang menggunakan translucent rubber pada edisi tertentu, misalnya edisi All Star.

Evaluation

Fit

Berikut ini merupakan hasil pengukuran dimensi ruang sepatu bernomor ukuran 9 (US) yang dibandingkan dengan model kaki standard berukuran panjang 9 (US) dengan lebar medium (D) berdasarkan pengukuran dengan Brannock device:

Forefoot
  • Panjang toe box: Cukup sesuai dan cenderung panjang.
  • Sirkumferensial toe box: Cukup sesuai dan menyempit tanpa tahanan yang berlebih.
  • Sirkumferensial ball of the foot: Cukup sesuai dan menyempit dengan tahanan yang kuat.
Midfoot

Cukup sesuai dan melekat kuat sesuai dengan kontur kaki tanpa tahanan yang berlebih.

Rearfoot

Cukup sesuai dengan lingkaran pergelangan kaki dan ukuran tumit. Sepatu basket ini memiliki busa pada tongue dan collar yang dapat melekat kuat sesuai dengan kontur pergelangan kaki dengan tahanan yang kuat.

Sepatu basket ini memiliki waktu break-in yang relatif singkat oleh karena penggunaan jaring tekstil yang berkerapatan rendah dan tipis.

Lockdown

Berdasarkan hasil evaluasi pada kaki berukuran medium (D) yang menggunakan nomor ukuran TTS, menunjukkan bahwa sepatu ini memiliki kualitas kuncian yang tergolong cukup adekuat. Kelemahan kuncian dalam batas ringan masih dapat terjadi oleh karena penggunaan struktur upper yang tipis dan tidak memiliki penyangga midsole yang lebih tinggi dari ketebalan internal midsole. Selain itu kualitas kuncian pada sepatu ini dapat menurun ketika struktur upper sepatu ini telah mengalami break-in dan lebih mudah meregang.

Analisa Kuncian
Nike HyperchaseNike Hyperchase
Gambar 3. Evaluasi kuncian pada 2/3 area depan:

Sepatu ini memiliki dimensi pada 2/3 area depan yang cukup sesuai dengan ukuran kaki dan dipertebal dengan lapisan busa dari inner sleeve. Sepatu ini memiliki luas permukaan upper yang lebih besar pada sisi lateral dan terdapat flywire cables yang disesuaikan dengan lokasi PIPJ dan MTPJ. Dengan demikian sepatu ini memiliki kuncian yang cukup adekuat untuk mempertahankan kedudukan 2/3 kaki bagian depan. Akan tetapi struktur penyangga midsole yang lebih rendah dari internal midsole dapat meningkatkan risiko untuk terjadinya pergeseran kaki ketika kuncian telah melemah.

Evaluasi kuncian pada 1/3 area belakang:

Pada area belakang terdapat lapisan busa dan penyangga eksternal yang cukup efektif dalam mencegah pergeseran dan peranjakan tumit.

Cushion

Hasil Evaluasi:

  • Daya reaksi forefoot: kurang responsif.
  • Daya reaksi rearfoot: kurang responsif.
  • Proteksi terhadap tumbukan: sangat baik.
  • Profil berkategori rendah: F (± 23.8mm) & H (± 28.5mm).
  • HT drop berkategori rendah : ± 4.7mm.
  • Fungsi proprioseptif: cukup baik.
Analisa Daya Reaksi dan Daya Regang

Sepatu basket ini menggunakan PU midsole yang memiliki daya regang dan elastisitas yang rendah. Dengan demikian sepatu ini memiliki struktur bantalan yang sangat protektif terhadap tumbukan, namun kurang responsif.

Analisa Transisi Tumit-Jari

Sepatu ini memiliki struktur bantalan yang sangat mendukung kecepatan transisi tumit jari oleh karena memiliki HT drop yang rendah.

Analisa Fungsi Proprioseptif Tapak Kaki

Sepatu ini memiliki struktur bantalan yang sangat mendukung fungsi proprioseptif tapak kaki oleh karena memiliki struktur bantalan dengan ketinggian yang rendah dan berdensitas tinggi.

Traction

Hasil Evaluasi Fungsional:

  • Forward & Backward : ⭐ ⭐
  • Lateral Movement : ⭐ ⭐
  • Braking : ⭐ ⭐
  • Changing Direction: ⭐ ⭐
  • Stop n Go : ⭐ ⭐
  • Performance Consistency : ⭐
Analisa Traksi
Nike HyperchaseNike HyperchaseNike Hyperchase
Gambar 4. Sepatu basket ini memiliki kualitas traksi yang terbukti sangat baik dalam mengantisipasi berbagai arah traksi yang berkecepatan tinggi di berbagai jenis lapangan. Akan tetapi Kualitas traksi sepatu ini dapat mengalami kekurangkonsistenan dalam kondisi yang berdebu oleh karena kurangnya luas permukaan kontak.

Flexibility – Rigidity

Nike HyperchaseNike HyperchaseNike Hyperchase
Gambar 5. Sepatu ini memiliki tingkat rigiditas area depan dan tingkat rigiditas torsional yang rendah, namun memiliki struktur counter dengan tingkat rigiditas yang tinggi.
Range of Motion Assessment

Sepatu basket ini memiliki keleluasaan pergerakan pada forefoot dan pergelangan kaki yang sangat baik dan tidak ditemukan adanya hambatan yang bermakna.

Support

Sepatu basket ini memiliki konstruksi yang cukup suportif dalam mendukung kestabilan pijakan pada aktivitas olahraga basket yang berintensitas tinggi, dengan didukung fitur-fitur dasar yang cukup memadai. Penyangga eksternal berbahan EVA pada tumit dan flywire cables pada forefoot terbukti cukup suportif dalam mendukung kuncian pada kaki. Akan tetapi sepatu ini tidak memiliki struktur penyangga midsole yang cukup tinggi dan tidak memiliki fitur-fitur tambahan yang memadai untuk meningkatkan rigiditas pada forefoot dan rigiditas torsional.

Stability Assessment
Nike Hyperchase.JPG
Gambar 6. Berdasarkan hasil evaluasi kestabilan pijakan menunjukkan bahwa sepatu ini dapat memiliki kelemahan kestabilan lateral oleh karena tekanan yang tinggi pada 1/3 area tengah, yang disebabkan struktur upper yang tipis, internal midsole yang tinggi, dan tidak memiliki struktur penyangga yang cukup adekuat pada area tersebut. Selain itu kualitas kestabilan torsional pada sepatu ini berada di bawah batas rata-rata sepatu basket dengan konstruksi yang sebanding.

Breathability

Sepatu basket ini memiliki struktur upper yang berkerapatan rendah dan tipis, sehingga sangat mendukung proses penguapan.

Materials Durability

Upper

Struktur upper sepatu ini memiliki kualitas yang dalam batas rata-rata struktur jaring tekstil pada umumnya dalam hal kekuatan daya tahan terdahap friksi, kekuatan terhadap tekanan dari kaki, dan kemampuan proteksi terhadap benturan.

Lower

Sepatu basket ini memiliki kualitas midsole yang di atas rata-rata dalam hal kekuatan terhadap tekanan dari kaki oleh karena menggunakan bahan PU, namun memiliki kualitas yang dalam batas rata-rata dalam hal kekuatan terhadap friksi dengan penggunaan bahan dasar EVA sebagai penyangga midsole. Sedangkan struktur outsole sepatu basket ini memiliki kualitas yang dalam batas rata-rata dalam hal kekuatan terhadap friksi, namun luas permukaan kontak yang rendah dapat mempercepat penipisan karet untuk pemakaian yang berfrekuensi dan berintensitas tinggi di jenis lapangan yang kasar.

Construction

Sepatu basket ini memiliki konstruksi yang cukup efisien dalam mendukung biomekanisme gerakan, oleh karena memiliki kuncian yang cukup adekuat dan cukup suportif, kualitas traksi yang baik, konstruksi yang sangat mendukung fleksibilitas pergerakan, serta memiliki struktur bantalan yang mendukung kecepatan transisi dan kestabilan pijakan. Namun akan lebih baik bila sepatu basket ini memiliki bantalan yang lebih responsif dan memiliki konstruksi yang lebih suportif dalam mendukung kestabilan torsional dan kestabilan lateral.

Conclusion

Nike Hyperchase tergolong sebagai sepatu basket serba guna yang ringan dan cenderung untuk mendukung performa kecepatan, dengan struktur bantalan yang protektif, low profile, dan memiliki HT drop rendah, serta memiliki outsole yang direkomendasikan untuk semua jenis lapangan basket berdasarkan pertimbangan kualitas traksi dan kekuatan daya tahannya. Sepatu basket ini direkomendasikan untuk para atlet yang membutuhkan sepatu basket yang berkonstruksi fleksibel dengan struktur bantalan yang protektif.

NBA Players

Pada musim kompetisi NBA periode 2015-2016, sepatu basket ini digunakan oleh para pemain basket dengan berbagai posisi dan tipe permainan, misalnya: Jarret Jack (PG), James Harden (SG), Paul George (SG/SF), Andre Iguodala (SF), Ryan Anderson (PF/SF), dan Paul Millsap (PF).

Price

Harga sepatu ini ($100) tergolong dalam kelas harga ekonomis yang cukup sesuai dengan kualitas konstruksi dan performa yang dimilikinya. Harga tersebut dalam batas rata-rata sepatu basket dengan konstruksi yang sebanding. Sepatu ini berpeluang untuk diobral dengan potongan harga yang dapat mencapai 30% atau lebih, sehingga menjadi tergolong dalam kelas harga sangat ekonomis yang direkomendasikan untuk semua kalangan pemain basket, tertutama para pelajar.

Nike Hyperchase.JPG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s