Nike Zoom Run The One Performance Review

Nike Zoom Run The One merupakan sepatu basket yang sempat dipopulerkan oleh James Harden pada musim kompetisi NBA periode 2014-2015. Sepatu basket berkonstruksi sederhana dengan harga ekonomis ini sempat mencuri perhatian publik karena digunakan oleh para pemain basket NBA yang memperebutkan gelar MVP, misalnya James Harden yang merupakan kandidat kuat MVP pada kompetisi NBA musim 2014-2015 dan Andre Iguodala yang mendapatkan gelar MVP di final NBA tahun 2015.

 : 15 November 2014 |  : $100

Karakteristik

 : Serba Guna

  • Performa Kecepatan      Suportif

 : 11.7 oz | Ringan

  • Ringan      Berat

: Ukuran Sebenarnya | Sedang (D)

  • Depan :
    • Lebar      Ramping
  • Tengah :
    • Lebar      Ramping
  • Belakang :
    • Lebar      Ramping
  • Ukuran Panjang :
    • Kecil      Besar

 | Profil dan Tinggi

  • B – D : Sangat rendah | ± 4mm
    • Rendah      Tinggi
  • Belakang (B) : Sangat rendah | ± 25mm
    • Rendah      Tinggi
  • Depan (D) : Rendah | ± 21mm
    • Rendah      Tinggi

 | Bantalan

  • Depan :
    • Keras      Lembut
  • Belakang :
    • Keras      Lembut
  • Daya Reaksi :
    • Kecil      Besar

 | Fitur – Fitur Penunjang

  • Kestabilan :
    • Minimal      Maksimal
  • Kuncian :
    • Minimal      Maksimal

 | Traksi :

  • Minimal      Maksimal

 | Fleksibilitas – Rigiditas :

  • Rigiditas MTP :
    • Minimal      Maksimal
  • Rigiditas Torsi :
    • Minimal      Maksimal
  • Rigiditas Tumit :
    • Minimal      Maksimal

 | Penguapan :

  • Minimal      Maksimal

 | Kekokohan Konstruksi :

  • Atas :
    • Minimal      Maksimal
  • Sol Tengah :
    • Minimal      Maksimal
  • Sol Luar :
    • Minimal      Maksimal

Atlet NBA : James Harden, Andre Iguodala, & Paul Millsap.

Alasan menggunakan Nike Zoom Run The One :

  • Konstruksi yang ringan, fleksibel, dan mendukung penguapan.
  • Bantalan yang mendukung proprioseptif dan kecepatan transisi.

Alasan tidak menggunakan Nike Zoom Run The One :

  • Konstruksi yang kurang suportif dan kurang protektif.
  • Bantalan yang kurang responsif.

Kesimpulan

Nike Zoom Run The One tergolong sebagai sepatu basket serba guna yang mendukung performa kecepatan, memiliki bantalan dengan ukuran B – D dan profil yang rendah, serta memiliki sol luar yang direkomendasikan untuk jenis lapangan basket dengan permukaan kayu dan plastik. Walau memiliki fitur – fitur penunjang kestabilan yang minimal, namun sepatu ini memiliki kualitas kuncian yang adekuat dan memiliki bantalan yang mendukung proprioseptif, sehingga tidak menimbulkan masalah gangguan kestabilan yang bermakna pada atlet basket dengan kestabilan tubuh yang baik. Sepatu basket ini direkomendasikan untuk atlet basket bermobilitas tinggi yang menginginkan keleluasaan pergerakan.

Upper

Pada bagian atas menggunakan jaring tipis yang berkerapatan rendah dan terdapat lapisan tekstil yang berongga pada sisi dalam.

Pada 1/3 area depan terdapat pembungkus yang berupa jaring berkerapatan rendah dengan dua pasang lubang tali. Pada sebagian tepi ujung depan tertutup oleh lapisan TPU tipis yang direkatkan di atas lapisan jaring, sehingga memiliki struktur yang cukup suportif dalam mendukung kuncian dan protektif terhadap friksi dan benturan.

Pada 2/3 area belakang menggunakan jaring tipis berkerapatan rendah dengan lapisan tekstil pada sisi dalam yang terlihat dari luar.

Pada sebagian sisi belakang tertutup oleh lapisan TPU tebal yang direkatkan di atas lapisan tekstil untuk memperkuat strukturnya.

Sepatu ini menggunakan sistem pentalian konvensional yang terhubung dengan dua lubang tali pada sarung jaring bagian depan dan terhubung dengan empat lubang tali pada area belakang yang merupakan bagian dari lapisan tekstil sisi dalam.

Sepatu ini menggunakan konstruksi kaus kaki dengan lapisan busa tipis pada 1/3 area depan untuk memberikan tekanan lembut pada kaki bagian depan, serta memiliki busa collar yang tebal dan berdaya regang rendah untuk mendukung kuncian pada pergelangan kaki dan tumit.

Cushioning

Struktur bantalan sepatu ini menggunakan EVA insole, phylon midsole, satu unit zoom air pada forefoot, dan satu potong blok busa yang ditempatkan pada rearfoot. Pada dasar arkus terdapat internal midfoot shank berbahan TPU.

Outsole

Struktur outsole sepatu ini menggunakan solid rubber yang berdensitas tinggi dengan pola traksi tak beraturan (intricate pattern), yang sebenarnya terdiri dari alur-alur dan alur-alur diagonal dan horizontal.

Fleksibilitas – Rigiditas

Sepatu ini memiliki tingkat rigiditas MTPJ dan area tumit yang tergolong rendah karena strukturnya yang tipis, namun memiliki rigiditas torsional yang tergolong sedang karena memiliki internal midfoot shank.

Evaluasi Kestabilan

Pada 2/3 area belakang memiliki struktur bagian atas yang tipis, berkerapatan rendah, dan memiliki rigiditas tumit yang rendah, sehingga memungkinkan untuk terjadinya gangguan kestabilan pada tekanan yang tinggi ke arah lateral. Namun sepatu ini memiliki rigiditas torsional cukup adekuat dan memiliki collar berkonstruksi kaus kaki yang dapat mempertahankan pergelangan kaki dan kedudukan tumit dengan baik.

Leave a Reply